Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Maraknya Pengiriman Material Tambang Ilegal di Jalur Pantai Selatan Bolsel, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mengemuka

796
×

Maraknya Pengiriman Material Tambang Ilegal di Jalur Pantai Selatan Bolsel, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Mengemuka

Sebarkan artikel ini
Foto ilustrasi pengangkutan hasil tambang ilega
Example 468x60

Bolmong Selatan,26 Januari 2026 – Maraknya pengiriman hasil tambang ilegal jenis batu hitam di Jalur Pantai Selatan Bolmong Selatan (Bolsel) menjadi kekhawatiran sejumlah pihak, termasuk lembaga swadaya masyarakat (LSM) di wilayah tersebut. Beberapa LSM menduga adanya keterlibatan oknum aparat dalam mengamankan jalur pengiriman barang ilegal tersebut.

“Kasus ini berulang terjadi dan polanya sama. Kalau tidak ada oknum aparat yang terlibat, maka barang ilegal tersebut tidak mungkin bisa leluasa keluar masuk jalur Bolmong Selatan,” ungkap Alfian dari salah satu LSM di Bolmong Selatan.

Example 300x600

Jalur Pantai Selatan yang menghubungkan Provinsi Gorontalo dan Sulawesi Utara dinilai sebagai jalur yang paling aman untuk menjadi alternatif pendistribusian hasil tambang ilegal.

Artikel Terkait :  Konsumen Somasi SPBU Hepuhulawa, Minta Klarifikasi Dugaan Kecurangan

Pada kasus terbaru tahun 2026, pihak berwenang berhasil menangkap dugaan pengangkutan material tambang ilegal jenis batu hitam. Humas Polres Kotamobagu mengakui kasus tersebut kini telah ditangani oleh Polda Sulut, dengan barang bukti berupa 3 dum truk yang telah dititipkan di Mapolres Kotamobagu.

Artikel Terkait :  KKP Respons Positif, Pohuwato Mantapkan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

“Untuk barang bukti dugaan batu hitam sudah dilakukan penindakan hukum. Kemarin malam 3 dum truk sudah ditangani pihak Krimsus Polda Sulut dan barang bukti sudah diamankan di Polres Kotamobagu,” jelas AKP I Dewa Dwiadnyana seperti yang dilansir dari Teropong Rakyat.com

Namun, kasus serupa juga pernah terjadi pada Desember 2023, di mana pihak Polsek Posigadan menangkap 3 mobil dum truk bermuatan batu hitam asal Provinsi Gorontalo. Sayangnya, barang bukti tersebut kemudian raib dan hingga saat ini Polda Sulut serta Polres Bolmong Selatan secara resmi belum berhasil mengungkap pihak yang bertanggung jawab.

Artikel Terkait :  PMII Gorontalo Laporkan Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Illegal Pilomonu ke DPRD Gorontalo  

Cat : Sampai berita ini ditayangkan pihak redaksi masih berusaha menghubungi pihak pihak yang bertanggung jawab terkait masalah tersebut .

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *