BeritaPohuwato

Yosar dan Normalisasi Irigasi Ketika Kepedulian Hadir Lebih Cepat dari Kebijakan

504
×

Yosar dan Normalisasi Irigasi Ketika Kepedulian Hadir Lebih Cepat dari Kebijakan

Sebarkan artikel ini

Koordinat.co, Opini – Di tengah keluhan panjang para petani Pohuwato akibat sedimentasi irigasi yang kian parah, langkah Yosar dalam melakukan normalisasi saluran irigasi patut dicatat sebagai tindakan nyata yang menjawab kebutuhan paling mendasar masyarakat tani: air. Bagi petani, irigasi bukan sekadar infrastruktur, melainkan nadi kehidupan yang menentukan hidup-matinya musim tanam.

Sedimentasi yang menumpuk selama bertahun-tahun telah menyebabkan aliran air tidak lagi maksimal. Sawah-sawah di sejumlah wilayah mengalami kekeringan saat musim tanam, sementara saat hujan justru kebanjiran. Dalam kondisi seperti ini, kehadiran alat berat untuk normalisasi irigasi menjadi solusi konkret yang selama ini dinanti, namun kerap terhambat oleh prosedur birokrasi dan tarik-ulur kewenangan.

Artikel Terkait :  Hari Kedelapan Ramadan 1444 Hijriah Wakil Bupati Suharsi Igirisa, Melaksanakan Safari di Kecamatan Paguat

Yosar menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus menunggu momentum politik atau program tahunan. Tindakan normalisasi sedimentasi yang dilakukan menjadi bukti bahwa keberpihakan pada petani bisa diwujudkan melalui kerja langsung di lapangan. Ini bukan sekadar simbol empati, tetapi langkah strategis yang berdampak langsung pada produktivitas pertanian dan ketahanan pangan lokal.

Artikel Terkait :  Sekda Iskandar Datau Merasa Kehilangan, Atas Pindah Tugasnya Ustat Fahri Djafar Kurang Lebih 13 Tahun

Lebih dari itu, apa yang dilakukan Yosar seakan menjadi cermin bagi pemerintah daerah. Ketika masyarakat sudah terlalu lama menunggu solusi, inisiatif individu justru hadir lebih cepat dan efektif. Tentu, ini bukan untuk meniadakan peran negara, melainkan sebagai pengingat bahwa persoalan rakyat harus ditangani dengan kecepatan, bukan sekadar wacana.

Artikel Terkait :  Bupati Pohuwato Lepas Pwserta KKN Tematik Universitas Pohuwato Angkatan 1V Tahun 2025

Petani Pohuwato tidak membutuhkan janji yang diulang setiap musim tanam. Mereka membutuhkan air yang mengalir lancar ke sawah. Normalisasi irigasi yang dilakukan Yosar membuktikan bahwa solusi bisa dimulai dari kemauan dan kepedulian. Harapannya, langkah ini tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi pemicu kolaborasi yang lebih besar demi keberlanjutan pertanian dan kesejahteraan petani Pohuwato.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *