DaerahKab Gorontalo

‘Perilaku Tak Normal’ Terendus BPK Dalam Tata Kelola Keuangan Daerah Kab.Gorontalo

367
×

‘Perilaku Tak Normal’ Terendus BPK Dalam Tata Kelola Keuangan Daerah Kab.Gorontalo

Sebarkan artikel ini
Foto Ilustrasi (Sumber : Istockphoto)

Koordinat.co,Kab.Gorontalo – Masa transisi Pemerintahan Daerah Kab.Gorontalo meninggalkan jejak adanya ‘perilaku tak normal’dalam tata kelola keuangan daerah yang berpotensi Tuntutan Ganti Rugi (TGR).

Hal itu berdasarkan laporan hasil pemeriksaan yang dirilis oleh  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Gorontalo atas kepatuhan belanja daerah tahun anggaran 2022 dan 2023 (hingga Triwulan III) dalam Pemerintahan daerah Kabupaten Gorontalo.

Artikel Terkait :  Polemik Batu Hitam Pulubala, Aktivis Minta Polres Gorontalo Segera Tangkap Haji Roni Razak

Kemudian diperparah dengan adanya temuan pembayaran gaji dan tunjangan pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Gorontalo yang tidak sesuai dengan ketentuan dan adanya kelebihan pembayaran pada komponen lain seperti tunjangan Komunikasi Intensif, Tunjangan Reses, dan Dana Operasional Pimpinan pada DPRD Kabupaten Gorontalo melebihi klasifikasi kemampuan keuangan daerah.

Artikel Terkait :  Dua Wartawan di Boalemo Laporkan Ancaman Pembunuhan dari Warga Desa Hungayona'a

Atas temuan itu BPK kemudian telah merekomendasikan kepada Bupati Gorontalo untuk menginstruksikan Sekretaris DPRD selaku pengguna anggaran menarik kelebihan pembayaran dengan menyetorkan sejumlah Rp3.465.305.655,00 ke kas daerah, yang terdiri dari:

Artikel Terkait :  Dugaan Korupsi BUMD PT.GGG, Keluarga Tersangka Minta Keadilan

Tunjangan Hari Raya dan Gaji Ketiga Belas: Rp57.845.655,-

Dana Operasional Pimpinan DPRD: Rp158.760.000,-

Tunjangan Komunikasi Intensif: Rp2.623.950.000,-

Tunjangan Reses: Rp624.750.000.(rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *