Kab Gorontalo

Sosialisasi Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili Ingatkan Pentingnya Cegah Pelanggaran Pemilu

196
×

Sosialisasi Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin Akili Ingatkan Pentingnya Cegah Pelanggaran Pemilu

Sebarkan artikel ini

KOORDINAT.CO, KAB.GORONTALO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Gorontalo, menggelar sosialisasi implementasi peraturan dan non peraturan Bawaslu bagi penyelenggara dan peserta pemilu pada penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

Kegiatan yang berlangsung di Hotel El-Madinah Kota Gorontalo ini, dihadiri oleh unsur Partai Politik (Parpol), 19 Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) se Kabupaten Gorontalo, dan sejumlah awak media, Selasa (27/06/2023).

Ada pun yang menjadi narasumber pada giat ini adalah Dosen Universitas Ichsan (Unisan) Gorontalo Dr. Apriyanto Nusa, SH.,MH dengan materi penerapan hukum dalam penanganan pelanggaran pemilu, dan Kapolres Gorontalo AKBP Dadang Wijaya, SIK.,MM materi efektivitas penegakan hukum kepemiluan.

Artikel Terkait :  Perbaikan Mobil Dinas Yang Digunakan Fadjri Arsyad, Makan Budget Puluhan Juta

Ketua Bawaslu Kabupaten Gorontalo, Wahyudin M. Akili mengatakan bahwa tujuan dilaksanakan sosialisasi untuk menyampaikan informasi yang berkaitan dengan pemilu.

” Bahwa kegiatan ini kami laksanakan untuk menyampaikan informasi penting yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat regulatif kepada seluruh pihak yang akan mempengaruhi sukses, atau tidaknya penyelenggaraan pemilu.” Kata Wahyudin.

Artikel Terkait :  Kapolres Gorontalo Pastikan Kasus Batu Hitam di Pulubala, Berlanjut

Selanjutnya, dijelaskan Wahyudin bahwa output daripada sosialisasi kali ini menciptakan penyelenggaraan pemilu 2024 yang berkualitas.

” Permohonan maaf dari kami kepada teman-teman partai politik, karena pertemuan baru satu kali dilaksanakan dibandingkan dengan sahabat-sahabat di sebelah. Tapi paling tidak yang terpenting adalah kualitas, bukan kuantitas. Artinya mending satu kali pertemuan berkualitas daripada banyak pertemuan, tapi tidak berkualitas.” Jelasnya.

Artikel Terkait :  Oknum Kepsek Yang Diduga Aniaya Siswa Mengaku Takut Kepada Iskandar Mangopa

Terhadap peserta sosialisasi, Wahyudin mengingatkan pentingnya untuk menjauhkan diri dari pelanggaran pemilu.

” Jangan sampai kita bertemu di ruang klarifikasi. Kita yang mengklarifikasi dan teman-teman yang diklarifikasi, melakukan pelanggaran pemilu.” Harapnya.

” Oleh karena itu saya berharap akan ada inputan-inputan dari teman-teman sebagai peserta pemilu, dan teman-teman media. Karena pemilu ini milik kita semua, bukan milik kami penyelenggara pemilu.” Tambahnya menandaskan.

Ghaffar Becelebo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *