Kab Gorontalo

Polemik PT. PG Tolangohula, DPRD KABGOR diharapkan Keluarkan Rekomendasi Ini

229
×

Polemik PT. PG Tolangohula, DPRD KABGOR diharapkan Keluarkan Rekomendasi Ini

Sebarkan artikel ini

Koordinat.co, Kab Gorontalo – Gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gorontalo, diharapkan keluarkan Rekomendasi Untuk Penutupan Akses Jalan di areal PT. PG Tolangohula, Selasa (07/2/2023).

Penutupan akses jalan tersebut diminta untuk dikeluarkan karena adanya tindakan pengrusakan Plat Deker oleh tokoh Masyarakat oleh pihak PT. PG Tolangohula.

Rekomendasi itu berupa penutupan sementara akses jalan areal PT. PG Tolangohula. Selain itu, DPRD juga berencana akan membatu masyarakat menggugat persoalan yang kian terjadi di PT. PG Tolangohula tersebut.

Artikel Terkait :  Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Tinjau Lokasi Pekerjaan Pasar Modern

Ketua Fraksi PPP, Jayusdi Rivai tegas mengatakan, hal ini harus bisa dibuktikan atau di uji administrasi di kantor pertanahan. Sebab, apa yang sudah dilakukan oleh pihak PT. PG ini membuat keresahan warga.

” Harus ada uji administrasi di kantor Pertanahan. Harus ada kepastian hukum yang jelas terhadap tanah dan dibuktikan di pengadilan. Kalau siap ayo sama sama,” tegas Jayusdi saat RDP.

Artikel Terkait :  Dugaan Penyelundupan Emas, Pihak Bandara Djalaluddin dan Polres Gorontalo Diminta Transparan

Itu kemudian direspons oleh Ramin Laniyo kepala desa Molohu yang ikut dalam rapat tersebut. Menurutnya, apa yang menjadi saran dari salah satu anggota DPRD itu memang patut dilakukan.

” Benar apa yang disampaikan oleh ketua fraksi PPP. Ini harus dilakukan. Namun sebelum itu kami minta jangka panjang dan jangka pendeknya. Yang di sampaikan itu jangka panjang. Jangka pendeknya harus ada penutupan akses jalan di areal pabrik,” Tegas Kades itu.

Artikel Terkait :  Bersama Panwascam, Bawaslu Kabupaten Gorontalo Bahas Penanganan Pelanggaran Pemilu

Sebelumnya dalam RDP itu, DPRD Kabupaten Gorontalo resmi mengundang General Manager (GM). Namun mirisnya yang hadir justru orang yang tidak punya kapasitas untuk mengambil keputusan. Yang hadir hanya perwakilan Humas PT. PG Tolangohula.

Penulis : Alpian S. Puhi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *