Kab Gorontalo

Warga Desa Tualango Tuding Sikap Kadesnya Tidak Pro warga

250
×

Warga Desa Tualango Tuding Sikap Kadesnya Tidak Pro warga

Sebarkan artikel ini

KOORDINAT.CO,Kab.Gorontalo – Warga Desa Tualango Kec Tilango menyayangkan sikap kepala Desa yang seakan cuek atas apa yang terjadi di Desanya ,sikap tersebut seoalah tidak mau tau atas persoalan yang dihadapi masyarakat yang dipimpinnya terkait proses ganti rugi lahan khususnya yang di Dusun 4.

“Itu pernyataan sikap yang sama sekali tidak mewakili tanggung jawabnya sebagai kepala Desa,”Ujar Salah satu warga ,Jum’at.(20/01/2023)

Menurut warga , persolan ini seharusnya bisa diselesaikan secepatnya kalau pemerintah Desa bisa memfasilitasi hal ini ke instansi terkait.

Artikel Terkait :  Sinergi Bea Cukai, TNI AL, dan Kejaksaan Kabgor Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Bongomeme

Sama halnya yang diungkapkan Tri Kasim “Kami masyarakat sangat kecewa,Karena saat mau menghadap ke kejaksaan kepala Desa tidak ikut mendampingi , Padahal pada saat musyawarah kita hadirkan sekretaris Desa, tujuannya agar masyarakat punya keluhan ini diketahui oleh pemerintah Desa dan juga mengharapkan Kepala Desa ikut mendampingi masyarakat Tualango.”

“Minimal Kami mendapatkan informasi  Tentang apa kendalanya ,ini kita sama Sekali tidak mendapatkan informasi yang jelas.”ungkap Tri Kasim yang juga salah Satu warga di Dusun (4).

Artikel Terkait :  Halal Bi-Halal Komunitas Warkop, Nama Rustam Akili di Sebut Pemersatu Aktivis Gorontalo

Ia pun menegaskan bahwa apa yang mereka perjuangkan adalah bagian dari hak mereka atas kepemilikan yang sah atas tanah yang akan di lewati oleh pekerjaan Kanal Tapodu.

“Kami ini bukan menuntut sumbangan,Ini soal hak kami ,hak atas ganti rugi kepemilkan tanah yang kami tempati yang sampai saat ini belum jelas kapan proses ini selesai.”Jelas Tri Kasim.

Artikel Terkait :  Alwin Thalib : Proses Rekrutmen TKSK Melanggar Administrasi Permensos

Sebelumnya pada Senin. (16/01/2023) kepala Desa Tualango ketika dihubungi awak media terkait ganti rugi lahan menjelaskan bahwa itu masih dalam tahap validasi,

“Ada sekitar 71 bidang tanah yang semuanya masih dalam proses validasi.”jawabnya Singkat.

 

Cat : Setelah Berita Ini Ditayangkan,Pihak Redaksi Akan Terus Meminta Tanggapan Dari Pihak Terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *