Gorontalo

Tambang Ilegal Tumbuh Subur Dalam Kawasan Hutan konservasi Nantu,Tanggung jawab Siapa.?

196
×

Tambang Ilegal Tumbuh Subur Dalam Kawasan Hutan konservasi Nantu,Tanggung jawab Siapa.?

Sebarkan artikel ini
Kawasan Hutan Nantu Yang Mulai Rusak Parah.(foto : istimewa)

Koordinat.co,Gorontalo – Hutan Konservasi Nantu di Desa Sari tani Kec.Wonosari Kab.Boalemoyang dianggap oleh para ilmuwan sebagai satu dari lima situs biodiversitas terbaik di Asia Tenggara serta menjadi rumah bagi Babirusa (Babyrousa babirussa), dan hewan endemik Sulawesi kini mulai dirusak oleh kegiatan pertambangan ilegal.

Artikel Terkait :  Dugaan Kasus Pidana Pencucian Uang TTPU, Oknum Pejabat di DPRD Dilaporkan Ke Kejaksaan Tinggi Gorontalo

Berdasarkan hasil penelusuran  koordinat.co,di sepanjang sungai Paguyaman yang membelah kawasan konservasi tersebut nampak kubangan dan gundukan tanah sisa hasil pertambangan ilegal.

Selain itu,terlihat beberapa pohon tumbang karena longsor di sempanjang sempadan sungai,Juga ditemukan ada 10 titik lokasi yang sementara aktif lakukan kegiatan pertambangan dengan  menggunakan alat semprot (Dompeng) dalam kawasan.

Artikel Terkait :  Diduga Terlibat Giat PETI Pohuwato, Oknum Pemilik Media di Gorontalo Bakal Dipolisikan

Menurut informasi dari warga sekitar kegiatan pertambangan ilegal dalam kawasan konservasi tersebut sudah berlangsung lama .

“Awalnya dilakukan sembunyi sembunyi,karena kalau kalau kedapatan oleh petugas,mesin dompeng akan disita dan ada juga yang di bakar oleh petugas .”ungkap salah satu warga.

Artikel Terkait :  Terkait Union Busting, FSPMI Demo Management Hotel Citimall Gorontalo

Sampai berita ini ditayangkan ,Redaksi koordinat.co sementara mencari tahu pihak yang bertanggung jawab dalam menjaga kawasan konservasi nantu tersebut untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *