Kabar

Puluhan Bidang Tanah Milik Tersangka Kasus di PT. Asabri Disita Kejaksaan Agung

320
×

Puluhan Bidang Tanah Milik Tersangka Kasus di PT. Asabri Disita Kejaksaan Agung

Sebarkan artikel ini

Nasional (Koordinat.co) – Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi pada Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi di PT. Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 Triliun (dua puluh tiga triliun rupiah) terus berproses di kejaksaan Agung.

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung kembali melakukan tindakan penyitaan barang bukti Kamis,(29/04/ 2021)

Artikel Terkait :  Dikes Gorut Dikawal Polres Distribusikan Vaksin Covid Sinovac Ke Seluruh Puskesmas Se-Gorut

Kali ini aset yang berhasil disita berupa 30 bidang tanah beserta Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) atas nama PT. Andalan Tekhno Korindo yang terafiliasi dengan Tersangka BTS seluas 394.662 M2 di Desa Puwatu dan Desa Watulondo Kabupaten/Kota Kendari, dan status Sertifikat HGB tersebut telah diblokir oleh Kepala Kantor Badan Pertanahan Kota Kendari.

Artikel Terkait :  Memeriahkan HUT Bhayangkara Ke 75, Brimob Polda Gorontalo Gelar Kejuaran Menembak

“Penyitaan 30 (tiga puluh) bidang tanah tersebut telah mendapatkan Penetapan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kendari Nomor: 8/Pen.Pid.Sus-TPK/2021/PN Kdi tanggal 27 April 2021, yang pada pokoknya memberikan izin kepada Penyidik dari Kejaksaan Agung untuk melakukan penyitaan terhadap tanah dan / atau bangunan di Kota Kendari.” jelas Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH, MH.

Artikel Terkait :  Yusharto Huntoyungo Lebih Tepat Dari Pada Firdaus Dewilmar..?

Terhadap aset-aset para Tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara didalam proses selanjutnya. (K.3.3.1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *