Gorontalo Utara

Bupati Indra Yasin Hadiri Kegiatan Evaluasi Progres Pendampingan Bidang Datun di Kejari Gorut

348
×

Bupati Indra Yasin Hadiri Kegiatan Evaluasi Progres Pendampingan Bidang Datun di Kejari Gorut

Sebarkan artikel ini
Foto: Koordinat.co

KOORDINAT.CO, GORONTALO UTARA – Bupati Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Indra Yasin, menghadiri kegiatan evaluasi progres pendampingan bidang Perdata dan Tata Usaha (Datun) Kejaksaan Negeri (Kejari) Gorut, Rabu (3/11/2021).

Kepada Koordinat.co, Bupati Indra menyampaikan, bahwa kegiatan itu adalah tindak lanjut dari kerja sama antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Kejari Gorut dalam hal pendampingan sebagai pengacara negara untuk bisa mebantu Pemda dalam hal mengevaluasi program-program Pemda yang berada di bawah pendampingan kejaksaan.

Artikel Terkait :  Antisipasi Barang Bukti Penyeludupan Raib,LSM GAM Resmi Melapor ke Polres Gorut

“Pendampingan dan evaluasi hari ini diharapkan progres-progres pembangunan itu semakin cepat selesai, sebab itu hari ini dapat dilihat mana progres yang selesai dan mana yang belum. Dan jika sudah didapatkan itu, tentu diharapkan teman-teman penyedia  (kontraktor_red) ini harus dilaksanakan, jangan dilama-lamakan lagi,” jelasnya.

Artikel Terkait :  Peringati Hari Pahlawan, Pj Sekda  Gorut Ajak ASN dan PTT Untuk Kerja Lebih Maksimal

Ditambahkannya, semoga dengan adanya kegiatan tersebut dapat menjalankan semua program Pemda dengan cepat, apalagi saat ini sudah memasuki akhir tahun anggaran 2021.

“Untuk ke teknis saya berharap, karena ini juga mengejar penyelesaian, misalkan tenaga yang digunakan sekarang 20 orang, bagaimana target itu dapat segera diselesaikan, tentunya menambah tenaga. Begitu juga fasilitasnya, mungkin juga harus ditambah, supaya ini segera bisa terealisasi,” harapnya.

Artikel Terkait :  Bupati Indra Yasin Pimpin Upacara HUT RI di Gorut

Dirinya juga berharap, agar kegiatan tersebut kedepan tetap dilaksanakan, sehingga dapat memberikan masukan kepada Pemda.

“Agar bisa mencegah lebih awal hal-hal yang tidak diinginkan dengan program dan perencanaan yang tidak sesuai di lapangan,” tandasnya. (Indra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *