BeritaGorontalo

PMII Gorontalo Laporkan Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Illegal Pilomonu ke DPRD Gorontalo  

892
×

PMII Gorontalo Laporkan Kerusakan Lingkungan Akibat Tambang Illegal Pilomonu ke DPRD Gorontalo  

Sebarkan artikel ini

Gorontalo, 27 Februari 2026 – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) telah mengajukan laporan resmi kepada Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo terkait kerusakan lingkungan yang terjadi di wilayah Boliyohuto, Mootilango, Dusun Pasir Putih, dan Dusun Tehila.

Artikel Terkait :  Sinergi Bea Cukai, TNI AL, dan Kejaksaan Kabgor Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Bongomeme

Dokumen resmi bernomor 073.PR.IX.Y-05.02.07.C-I.02.2026 menyatakan bahwa kerusakan lingkungan serta dampak buruk bagi masyarakat disebabkan oleh pertambangan ilegal yang semakin merajalela.

PMII Rayon FEBI meminta DPRD Kabupaten Gorontalo untuk menggelar rapat bersama lembaga terkait, antara lain DLH Kabupaten Gorontalo, GAKKUM KLHK Wilayah Sulawesi, KPH Unit IV Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gorontalo, Camat Mootilango, serta Kepala Desa Pilomonu.

Artikel Terkait :  Modal Taktik “Campuran 2:3”, Jurnalis Pohuwato FC Siap Redam Jurnalis Kabgor FC

Surat laporan ini ditandatangani Andi Taufik, dengan harapan mendapatkan tindakan lanjutan yang konkret untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Artikel Terkait :  Hanya Menyasar Lokasi Tertentu Penertiban PETI di Pohuwato Menyimpang Dari Aturan

 

Foto: Perubahan bentuk lahan, air keruh, dan sisa peralatan tambang yang terlihat di wilayah terdampak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *