Example floating
Example floating
Gorontalo

Ketua YLKI – Gorontalo : Pembatasan Pengisian BBM Subsidi Menyengsarakan Pengusaha Kecil

132
×

Ketua YLKI – Gorontalo : Pembatasan Pengisian BBM Subsidi Menyengsarakan Pengusaha Kecil

Sebarkan artikel ini

Koordinat.co,Gorontalo – Yayasan lembaga Konsumen Indonesia (YLKI-G) Gorontalo menilai kebijakan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) dalam membatasi penjualan BBM subsidi jenis solar kurang tepat.

Menurut ketua YLKI Gorontalo,Hariyanto Puluhulawa S.H,kebijakan pembatasan tersebut malah menambah masalah baru bagi para pengusaha skala kecil ,disisi lain,mobil operasional milik pengusaha besar juga turut menikmati solar bersubsidi tersebut.

Artikel Terkait :  “Berantas PETI”, Janji Kapolda Gorontalo Jangan Hanya Opini

“Ini yang perlu diperhatikan,bahwa kemampuan finansial antara para pengusaha berskala mikro dan makro itu berbeda,jadi sepantasnya mobil operasional perusahan besar seharusnya tidak bisa menggunakan BBM subsidi.”Jelas Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Gorontalo,Hariyanta Puluhulawa S.H.

Artikel Terkait :  YLKI Gorontalo Ingatkan Pihak SPBU : Jika Merugikan Konsumen,Kita Tempuh Jalur Hukum

Hariyanto juga menjelaskan bahwa ada banyak faktor yang menjadi penyebab antrian panjang disetiap SPBU, salah satunya adalah bertambahnya jumlah Kendaaran setiap tahun.

“Jumlah kendaraan yang menggunakan bahan bakar solar setiap tahun bertambah dan itu  tidak sesuai dengan jumlah kuota BBM yang disediakn oleh pihak SPBU.”jelasnya.

Artikel Terkait :  Polda Gorontalo Selidiki 22 Nama Dalam Kasus Dugaan Mafia Tambang Pohuwato

Dirinya juga berharap pemerintah Propinsi Gorontalo harus mengambil Langkah cepat dengan  mengajukan penambahan kuota BBM jenis solar subsidi kepada pihak Pertamina .

“Pemerintah secepatnya mengajukan penambahan kuota BBM jenis solar subsidi agar mampu mengimbangi kebutuhan konsumen,bukan malah membatasinya.”Tandas Hariyanto.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *