Gorontalo Utara

Penuhi Target Nasional, Ini Solusi Percepatan Vaksinasi di Gorut

312
×

Penuhi Target Nasional, Ini Solusi Percepatan Vaksinasi di Gorut

Sebarkan artikel ini
Rapat Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Vaksinasi Imunisasi Covid-19. (Foto: Tim)

KOORDINAT.CO, GORONTALO UTARA – Setelah menghadiri rapat monitoring dan evaluasi pelaksanaan vaksinasi imunisasi Covid-19 yang dilaksanakan di Maqna Hotel Kota Gorontalo, Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Thariq Modanggu menyampaikan, bahwa saat ini vaksinasi di Kabupaten Gorut untuk dosis 1 baru mencapai 48 persen dan dosis 2 baru 27 persen, Senin (01/11/2021).

Artikel Terkait :  Terus Berinovasi, Bumdes Berkat Bersama Papualangi Bangun Usaha Depot Air Minum Isi Ulang RO

Ia menjelaskan, sehingganya rapat evaluasi yang dilaksanakan tersebut bukan hanya untuk menilai dan mengukur apa yang sudah dilakukan, tetapi juga merupakan upaya solusi terhadap percepatan vaksinasi dalam memenuhi target nasional.

“Dengan capaian vaksinasi dosis 1 yang baru diangka 48 persen dan dosis 2 baru mencapai 27 persen, yang tentunya masih jauh dari capaian target nasional. Sehingganya, kondisi ini harus diperbaiki dalam 1 bulan kedepan dengan melakukan evaluasi,” tegasnya.

Artikel Terkait :  Diskusi bersama Bapera terkait Pilkades, Plh Sekda Akomodir Semua Masukan

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa dari hasil rapat evaluasi tersebut telah menghasilkan 15 solusi. Diantaranya adalah pendekatan sistemik yang dilakukan atau melibatkan seluruh pihak dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), memaksimalkan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat. Dan juga upaya strategis lainnya berupa pemberian reward dan punishment kepada masing-masing kecamatan yang memiliki capaian yang lebih tinggi.

Artikel Terkait :  Sambangi Inspektorat Gorut, Ini Pesan Wabub Thariq

“Ini sengaja dirancang hingga pada penyusunan matrix, solusi dan rencana kerja dalam 2 bulan kedepan,” tandasnya. (Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *