Koordinat.co, POHUWATO – Keputusan tokoh muda potensial, Santo Ali, untuk secara resmi bergabung sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP) Kabupaten Pohuwato mendapat respon positif dan sambutan hangat dari figur partai, Jemi Hado.
Jemi Hado menilai langkah yang diambil mantan Ketua HMI tersebut sebagai momentum krusial yang membawa angin segar bagi peta politik daerah, khususnya dalam memperkuat konsolidasi gerakan pemuda di ranah politik formal.
Amunisi Segar dan Angin Segar Regenerasi
Menurut Jemi Hado, masuknya Santo Ali bukan sekadar penambahan kuantitas kader,
melainkan hadirnya kualitas kepemimpinan muda yang telah teruji di lapangan. Rekam jejak Santo Ali di berbagai organisasi kemahasiswaan dan pergerakan sipil—mulai dari HMI hingga HJP—menjadi modal sosial yang sangat berharga.
“Kami menyambut terbuka dan penuh antusias kehadiran Saudara Santo Ali di keluarga besar PDI Perjuangan Pohuwato. Ini adalah bukti bahwa PDIP merupakan rumah besar yang inklusif bagi para aktivis, pemuda, dan pemikir progresif yang ingin mewujudkan perubahan nyata,” ungkap Jemi Hado.
Jemi menambahkan bahwa keberanian Santo Ali untuk membawa idealisme pergerakan mahasiswa ke jalur kebijakan publik adalah langkah tepat. Pengalaman mengawal isu-isu kerakyatan dari garis depan aktivisme dinilai akan memberi bobot lebih pada program-program kerakyatan yang diusung partai.
Perkuat Basis Suara dan Jaringan Pemuda
Bergabungnya Santo Ali diprediksi akan menjadi daya tarik kuat dalam mengonsolidasi basis suara pemilih muda, generasi milenial, Gen Z, serta jejaring alumni organisasi kepemudaan di Pohuwato.
Jemi Hado optimistis kehadiran Santo Ali akan mempertegas komitmen PDIP Pohuwato dalam mendorong regenerasi kepemimpinan daerah yang berakar kuat pada pengalaman realitas sosial.
*Kehadiran Santo Ali memberi energi baru. Perpaduan antara nilai-nilai perjuangan partai dan semangat kritis pergerakan pemuda yang dibawanya akan menjadikan PDIP semakin solid, responsif, dan dekat dengan aspirasi masyarakat Pohuwato,” tutupnya.
Dengan sambutan hangat dari tokoh-tokoh partai seperti Jemi Hado, masuknya Santo Ali kian mengukuhkan posisi PDIP Pohuwato sebagai wadah perjuangan politik yang adaptif, ramah pemuda, dan siap mengawal dinamika pembangunan daerah ke depan.












