Example floating
Example floating
Uncategorized

Isu Kudeta Ditubuh Partai Demokrat Semakin Memanas

106
×

Isu Kudeta Ditubuh Partai Demokrat Semakin Memanas

Sebarkan artikel ini
Moeldoko dan Agus Harimurti-Yudhoyono (AHY). Foto: TRIBUNNEWS.COM

Koordinat.co, Nasional – Isu kudeta kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono di Partai Demokrat semakin memanas. Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dituding sebagai salah satu pelaku kudeta terhadap AHY.

Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat, Andi Mallarangeng menyebut, Moeldoko mengklaim sudah mendapat dukungan dari partai Nasdem dan PKB.

“Untuk 2024 katanya didukung PKB dan didukung Nasdem, tinggal Demokrat, begitu katanya,” ujar Andi Mallarangeng.

Artikel Terkait :  Reflin Liputo: RA-DG Unggul Disetiap Debat Publik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Kabgor

Menanggapi hal tersebut Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, dirinya tidak mengambil peran aktif dalam pertemuan dengan beberapa orang yang disebut-sebut sebagai kader Partai Demokrat. Ia juga membantah menawarkan uang dalam pertemuan tersebut.

Bantahan juga disampaikan Ketua DPP Partai Nasdem, Zulfan Lindan. Dia mengatakan, nama Moeldoko tidak masuk daftar yang potensial menjadi capres dari Partai Nasdem.

Artikel Terkait :  Hadiri Forum Konsultasi Publik, Hardi: Desain Pembangunan Boalemo Kedepan Sangat Penting

Sementara itu, Mantan Staf KSP, Bambang Beathor Suryadi menilai, Moeldoko pantas jika ingin menjadi presiden 2024 melalui Partai Demokrat.

Dirinya juga menyinggung kedekatan Moeldoko dengan Susilo Bambang Yudhoyono, yang merupakan Mantan Ketua Umum Partai Demokrat.

“Semua warga negara yang mampu dan pantas punya hak untuk mimpi jadi presiden. SBY lama kenal dan bergaul dengan Moeldoko dan tentu paham tentang kelebihan dan kekurangannya,” kata Bambang saat dihubungi KompasTV.

Artikel Terkait :  AHY dan Demokrat Moncer di Survei CISA, David: Bukti bahwa Perjuangan Partai dan Harapan Rakyat Menyatu

Partai Demokrat sendiri diharapkan dapat menyelesaikan masalah ini sesuai dengan mekanisme dan proses yang diatur konstitusi partai, serta tidak menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Sumber : KOMPAS.TV

Continue Reading

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *