BeritaPohuwato

Dibangun dari Gotong Royong Penambang Rakyat, Masjid Baitussalam Botubilotahu Resmi Diresmikan

626
×

Dibangun dari Gotong Royong Penambang Rakyat, Masjid Baitussalam Botubilotahu Resmi Diresmikan

Sebarkan artikel ini

Koordinat.co, POHUWATO – Pemerintah Kecamatan Marisa bekerja sama dengan Himpunan Pemuda Masjid (HPM) Kabupaten Pohuwato menggelar kegiatan Taushiyah, Dzikir, dan Doa yang dirangkaikan dengan Peresmian Masjid Baitussalam, Rabu (28/01/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Baitussalam, Desa Botubilotahu, Kecamatan Marisa, sejak pukul 07.00 WITA hingga selesai.

Kegiatan ini mengusung tema “Pusat Kekuatan Islam Ada di Masjid”, sebagai upaya memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, persatuan, serta pembangunan moral dan spiritual masyarakat.

Artikel Terkait :  Kembali Demo Polda Gorontalo ,AMPL Minta Evaluasi Kinerja Kapolres Pohuwato Terkait Penegakkan Hukum Tambang Ilegal

Acara dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Desa Botubilotahu One Mbuinga, Camat Marisa Usman Bay, S.H, serta jajaran pengurus Himpunan Pemuda Masjid Kabupaten Pohuwato. Turut hadir Ketua HPM Kecamatan Marisa, Muhamad Husin, S.Pd.I, bersama para tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, dan jamaah setempat.

Taushiyah disampaikan oleh Ustadz Kasim Badu, S.Pd.I, yang juga merupakan Ketua HPM Kabupaten Pohuwato. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan masjid sebagai pusat kekuatan umat Islam, tempat pembinaan akhlak, peningkatan keimanan, serta wadah persatuan, khususnya bagi generasi muda Islam.

Artikel Terkait :  Tambang Ilegal Menggurita di Dengilo, Alam Rusak Aparat Diminta Jangan Tutup Mata

Peresmian Masjid Baitussalam menjadi momentum bersejarah bagi masyarakat Desa Botubilotahu. Masjid ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan Islam yang aktif serta berkelanjutan.

Masjid Baitussalam sendiri berdiri berkat kekompakan, inisiasi, serta partisipasi aktif masyarakat penambang rakyat Pohuwato. Semangat gotong royong dan kepedulian kolektif para penambang menjadi bukti nyata kontribusi masyarakat dalam pembangunan rumah ibadah sebagai pusat kegiatan keislaman dan kemasyarakatan.

Artikel Terkait :  Misteri Dana Jasa Pelayanan RSUD Bumi Panua, Ada Apa Dengan Direktur .?

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Marisa bersama Himpunan Pemuda Masjid Kabupaten Pohuwato berharap sinergi antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat dapat terus terjalin dalam rangka memakmurkan masjid serta memperkuat nilai-nilai keislaman ditengah kehidupan bermasyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *