Pohuwato

Danrem 133 Nani Wartabone Kunjungi Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Hamil Oleh Oknum TNI-POLRI

238
×

Danrem 133 Nani Wartabone Kunjungi Korban Dugaan Penganiayaan Ibu Hamil Oleh Oknum TNI-POLRI

Sebarkan artikel ini

KOORDINAT.CO, KABUPATEN POHUWATO – Komandan Resor Militer (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Amrin Ibrahim mengunjungi ibu hamil dan suaminya yang menjadi korban atas dugaan kekerasan yang dilakukan oleh oknum anggota TNI dan Polri belum lama ini.

Didampingi isteri beserta rombongan, Danrem Amrin mengunjungi rumah korban yang terletak di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, pada Selasa (16/11/2021).

Kepada sejumlah media, Danrem 133/Nani Wartabone, Amrin Ibrahim mengatakan, maksud dan tujuannya berkunjung ke rumah korban dalam rangka bersilaturahmi dan melihat Kondisi ibu hamil.

Artikel Terkait :  Saipul A. Mbuinga Melakukan Peringatan Hari Guru Nasional Dan HUT Ke 77 PGRI Tingkat Kabupaten Pohuwato

“Jalan-jalan biar tambah saudara kan, jadi kalau saya ke Pohuwato ada tempat saya jalan-jalan, kalau pak Gilang sama ibu (Kiki_red) mau ke Gorontalo ada saudara juga bisa jalan-jalan begitu yah,” ungkapnya.

lanjutnya, ia memohonkan maaf apabila dalam insiden tersebut, ada anggotanya yang ikut terlibat. Dan apabila ada anggotanya yang melakukan penganiyaan terhadap ibu hamil dan suaminya itu, akan diberikan hukuman.

Artikel Terkait :  Terima Kunjungan Kerja Kepala BNN Gorontalo, Bupati Saipul Nyatakan Stop Narkoba Masuk Pohuwato

“Saya ini bawa isteri saya, bawa ibu Dandim, ini ibu Kasrem, ada Kasdim mewakili saya jalan-jalan untuk melihat pak Gilang dan ibu sekaligus saya minta maaf apabila selama kemarin ada kegiatan-kegiatan itu anggota saya ada berhubungan dengan ibu saya minta maaf nanti akan saya proses anggota saya, apabila bersalah saya hukum,” lantang Brigjen Amrin Ibrahim.

Artikel Terkait :  Banyak Gerai Indomaret Tak Kantongi Ijin PBG, Malah PT. Indomarco Prismatama Berencana Bangun IndoGrosir

Terakhir, ditanya sejauh mana proses yang dilakukan Korem terhadap anggotanya, Amrin Ibrahim menuturkan sejah ini masih berproses dan pihaknya telah melakukan penarikan anggotanya tersebut.

“Masih dalam proses di Korem dan anggota saya sudah tarik,” tandasnya. (K07)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *