Kabar

Gelar Unras di Depan PLTU Tanjung Karang, Aliansi SPJ Minta Perusahaan Akomodir Masyarakat Lokal

265
×

Gelar Unras di Depan PLTU Tanjung Karang, Aliansi SPJ Minta Perusahaan Akomodir Masyarakat Lokal

Sebarkan artikel ini
Aliansi SPJ saat menggelar unras di PLTU Tanjung Karang. (Foto: RRK)

KOORDINAT, GORUT – Sejumlah masa aksi yang mengatasnamakan aliansi Suara Parlemen Jalanan (SPJ) Gorontalo Utara (Gorut) menggelar aksi unjuk rasa (unras) di depan kantor PT Gorontalo Listrik Perdana (GLP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Karang, Kecamatan Tomilito, Kamis (14/10/2021).

Dalam aksi unras tersebut, masa aksi meminta pihak PT GLP PLTU Tanjung Karang, agar dapat mengakomodir masyarakat lokal sebagai tenaga kerja di Perusahaan tersebut.

Tutun Suaib. (Foto: RRK)

“Alhamdulillah dengan adanya mediasi yang dimediasi langsung oleh Wakapolres dan Kasat Reskrim alhamdulillah ada titik terang, bahwa yang tadinya perekrutan karyawan (tenaga kerja_red) tidak jelas itu, pihak perusahaan akan melakukan perekrutan melalui mekanisme yang ada melalui Pemerintah Desa (Pemdes),” kata orator aksi, Tutun Suaib, saat diwawancarai Wartawan usai aksi unras tersebut.

Artikel Terkait :  TMMD Ke-112 Kodim 1304 Gorontalo di Desa Tulabolo Hadapi Ujian Berat

“Mereka (Perusahaan) akan buat pamflet yang nantinya akan ditempelkan di desa. Mereka juga akan membangun komunikasi melalui rapat yang akan dihadiri oleh Karang Taruna, Pemerintah Desa dan perwakilan masyarakat terkait seperti apa perekrutan nanti,” sambungnya.

Artikel Terkait :  LPI Jangan Jadi Bancakan Elite dan Jadi Mega skandal di Era Jokowi

Ia menjelaskan, terkait perekrutan tenaga kerja tersebut, sistem perekrutannya adalah 40:60 persen. 40 persen untuk masyarakat lokal dan 60 persen untuk masyarakat umum Gorontalo.

“Akan tetapi ada syarat dan persyaratan, yaitu spesifikasi yang harus dilengkapi. Kalau pun memang ada keahlian itu yang diperioritaskan, tetapi bukan berarti mengkesampingkan orang-orang yang tidak punya keahlian, tetap akan direkrtut tapi ada posisi tersendiri,” tegasnya.

Ramlan Modjo. (Foto: RRK)

Sementara itu, External Relations PT GLP PLTU Tanjung Karang, Ramlan Modjo menjelaskan, terkait rekrutmen tenaga kerja yang menjadi keinginan masyarakat itu, pihaknya siap mengakomodir aspirasi masyarakat lokal yang berkeinginan untuk bekerja di perusahaan tersebut sesuai dengan standar dan skill yang dibutuhkan perusahaan.

Artikel Terkait :  Tim Tabur Kejaksaan Agung Dan Tim Tabur Kejari Batam Kembali Mengamankan Buronan Tindak Pidana Umum Pemalsuan Dokumen

“Untuk pekerja-pekerja non skill yang akan dipekerjakan di dalam, tentunya kami pihak perusahaan akan memprioritaskan orang lokal, misalnya Cleaning Service (CS), namun perekrutan karyawan ini kami laksanakan per tahap sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” tandasnya.

Penulis: RRK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *