Example floating
Example floating
Pohuwato

Anggota DPRD Provinsi Sintje Kadji Meminta Perilindungan Perempuan dan Anak Memproses Kasus Dugaan Penganiayan Ibu Hamil

105
×

Anggota DPRD Provinsi Sintje Kadji Meminta Perilindungan Perempuan dan Anak Memproses Kasus Dugaan Penganiayan Ibu Hamil

Sebarkan artikel ini

KOORDINAT.CO, KABUPATEN POHUWATO – Setelah melakukan agenda reses, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo, Sintje Kadji mengunjungi ibu hamil yang menjadi korban dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum TNI dan Polri, beberapa waktu lalu.

Insiden yang terjadi di Desa Taluduyunu, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, pada Sabtu (6/11/2021) itu, mengundang rasa perihatin Aleg dapil Boalemo-Pohuwato.

Kepada Media, Sintje mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh beberapa oknum aparat itu sungguh melanggar hukum dan harus ditindaki. Sintje meminta dengan tegas, agar masalah tersebut segera diproses hukum.

Artikel Terkait :  Agenda Terselubung Tim 'Joker' Dalam Gerakan Tangkap 'YR'

“Saya meminta kepada pihak yang berwewenang atas insiden pemukulan ibu hamil ini mohon diseriusi dan segera di proses hukum yang berlaku apalagi menyangkut dua institusi besar yakni TNI/Polri,” terangnya Sintje.

Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Sintje Kadji Ketika mengunjungi ibu korban dugaan penganiayaan oknum TNI-Polri

Sintje pada pertemuan tersebut, mengakui sangat terharu dan ikut menangis serta merasakan apa yang di rasakan oleh korban. Sintje juga mengajak agar para pihak, bersama-sama mendorong proses ini bisa segera selesai.

Artikel Terkait :  Bupati Pohuwato Wujudkan Swasembada 2025 Gelar Gerakan Tanam Padi Gogo dan Jagung

“Saya ikut merasakan apa yang di rasakan Korban pada saat ia mengurai awal mula kejadian sampai pada tindakan yang tidak terpuji itu. Coba bayangkan itu ibu kalian atau istri kalian yang mengalami ini,” Kata Sintje sambil meneteskan air mata.

Sintje juga berharap kepada Komite Nasional Perlindungan Perempuan dan Anak-anak (Komnas PPA), untuk lebih mendalami dan menseriusi persoalan tersebut. Kata Sintje, ini adalah tanggung jawab dan tugas dari Komnas PPA.

Artikel Terkait :  Bupati Saipul Teken MoU Kerja Sama Dengan Kejaksaan Dalam Bidang Hukum Dan Tata Usaha Negara

“Saya berharap hal ini bisa diseriusi oleh Komnas PPA agar hal hal seperti ini tidak akan terulang lagi sehingga mari sama-sama kita berantas persoalan ini sampai tuntas tanpa ada negosiasi,” tutupnya. (K07)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *