Example floating
Example floating
BeritaPohuwato

Pohuwato Tetapkan Idulfitri 1447 H, Bupati Tekankan Persatuan di Tengah Perbedaan

24
×

Pohuwato Tetapkan Idulfitri 1447 H, Bupati Tekankan Persatuan di Tengah Perbedaan

Sebarkan artikel ini

Koordinat.co, POHUWATO – Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Penetapan tersebut dilakukan melalui sidang adat Tonggeyamo yang digelar pada Kamis malam (19/03/2026), dengan merujuk pada hasil sidang isbat yang dipimpin oleh Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar.

Sebelum pelaksanaan sidang adat, jajaran Pemda Pohuwato bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan lembaga adat terlebih dahulu mengikuti siaran langsung sidang isbat melalui layar televisi di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati, Iwan S. Adam, Ketua DPRD, Beni Nento, Dandim 1313 Pohuwato. Letkol Arm. Fiat Suwandana, Wakapolres Pohuwato, serta unsur Kementerian Agama Pohuwato, Kakan Kementerian Haji dan Umrah Pohuwato, dan jajaran pemerintah daerah, termasuk Sekda Iskandar Datau bersama para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, Tim Ahli Bupati.

Artikel Terkait :  Kronologi Kasus PETI di Desa Pilomonu: Dari Penindakan hingga Kembali Marak, Diduga Di Backup Oknum Tertentu

Turut hadir pula Ketua Lembaga Adat Pohuwato, Kadhi dan Hakimu Pohuwato, Imam Besar Masjid Agung Pohuwato, Bate Pohuwato beserta perangkat adat lainnya, Ketua TP-PKK Pohuwato Ny. Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny. Risnawati Adam Ali, serta Ketua Persit Chandra Kirana.

Artikel Terkait :  Pertambangan Ilegal Bebas Beraktifitas di Kawasan HGU Milik PT.Loka Indah Lestari

Dalam sambutannya, Bupati Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa berdasarkan hasil sidang isbat Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026. Dengan demikian, masyarakat masih melaksanakan salat tarawih pada malam tersebut dan melanjutkan ibadah puasa pada Jumat.

Ia juga menyinggung adanya perbedaan penetapan Hari Raya Idulfitri antara Muhammadiyah dan pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU).

Menurutnya, perbedaan tersebut harus disikapi dengan bijak sebagai bagian dari kebersamaan dalam keberagaman. “Perbedaan ini hendaknya menjadi perekat kebersamaan di antara sesama umat,”ujar Saipul.

Artikel Terkait :  Jelang Akhir Tahun 2022, KPMIP dan LBH WKP Sosialisasikan Bantuan Hukum

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya unsur Forkopimda Kabupaten Pohuwato, atas sinergi dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan Safari Ramadan.

Ucapan terima kasih juga ditujukan kepada jajaran Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta seluruh unsur terkait yang telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan Ramadan, termasuk dalam pengamanan Idulfitri dan pengaturan arus mudik.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Saipul Mbuinga juga menyerahkan naskah khutbah Idulfitri kepada Ustaz Kasim Badu selaku khatib Hari Raya Idulfitri di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *