Example floating
Example floating
Daerah

Pemkab Pohuwato Siap Carikan Solusi Kekeruhan Air PDAM di Popayato

137
×

Pemkab Pohuwato Siap Carikan Solusi Kekeruhan Air PDAM di Popayato

Sebarkan artikel ini

Kordinat.CO – Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, menggelar rapat khusus dengan Plt Direktur PDAM Pohuwato dan Pemerintah Kecamatan Popayato Timur di Ruang Kerja Bupati. Senin, (2/12/2024).

Keruhnya air PDAM tersebut diduga karena adanya aktivitas PETI di KM 18, dan aktivitas tambang melalui jalur jalan Desa Padengo, Kecamatan Popayato Barat masuk Daerah Aliran Sungai (DAS) Popayato yang berdampak pada intake/sumur sadap air baku di KM 13 Desa Marisa, untuk pelayanan air bersih masyarakat di Popayato Grup.

Artikel Terkait :  Konten Kreator 'Ka Kuhu' Penuhi Undangan Polda Gorontalo

Saipul, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi tersebut dan menegaskan komitmen Pemda Pohuwato untuk mencari solusi cepat dan efektif. Saipul, juga berharap agar pihak PDAM yang ada di wilayahnya bisa mengambil langkah untuk mengatasinya.

“Air bersih adalah hak dasar yang harus dinikmati seluruh masyarakat Pohuwato. Saya tidak ingin ada warga yang dirugikan akibat keruhnya air yang bersumber dari aktivitas tersebut,” katanya.

Pihaknya juga kata Saipul, akan mengupayakan langkah terbaik, baik melalui penguatan regulasi, pendekatan terhadap aktivitas PETI, maupun pengelolaan teknologi air.

Artikel Terkait :  Warga Binaan Lapas Pohuwato, Gelar Upacara Hut Kemerdekaan RI Ke-78 Tahun 2023

“Semua pihak harus bersinergi demi kepentingan masyarakat. Saya minta PDAM segera mengambil langkah konkret, baik melalui teknologi penyaringan tambahan maupun koordinasi dengan pihak terkait untuk mengatasi dampak dari aktivitas PETI,” pintanya.

Sementara itu, Plt Direktur PDAM Tirta Moolango (Pohuwato), Novsin Hontong, mengungkapkan bahwa keruhnya air berdampak langsung pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Torosiaje dan IPA Popayato yang menjadi sumber utama suplai air bersih bagi masyarakat sekitar.

Artikel Terkait :  Dikhawatirkan Molor, Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo Lakukan Monitoring Pembangunan Pasar Limboto

Novsin, juga mengatakan bahwa masalah keruhnya air tersebut semakin parah pada saat musim hujan. Sehingga sambungnya, diharapkan adanya perhatian bersama baik pemerintah maupun masyarakat guna untuk menjaga kejernihan air.

“Kalau keruh mungkin sudah bisa kami tangani, tapi akan membahayakan kalau sudah terlalu lama. Kami pun berharap pemerintah daerah bisa sama-sama untuk meninjau langsung kondisi yang ada,” pungkasnya.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *